Cerpen Percintaan : KETIKA CINTA PERGI DAN KEMBALI

Cerpen Percintaan : KETIKA CINTA PERGI DAN KEMBALI -  Kali ini seperti biasa nya saya dapat kiriman Cerpen Cinta dari Wahyu agus priyanti Kali ini agak agak ber genre Galau mengapa demikian karena banyak Kata Kata Galau yang saya sendiri menjadi Galau membaca nya hehe tapi dari kisah ini kita dapat mengambil hikmahnya dari pada penasaran yuk mari baca aja cerpen percintaan ini.




Cerpen Percintaan : KETIKA CINTA PERGI DAN KEMBALI


Bel pulang sekolah berbunyi, dan teman-temanku berhamburan keluar kelas. Aku masih duduk di bangku, karena kalau baru bel pasti koridor utama ramai. Setelah sepi ,aku baru keluar kelas. Baru jalan belum ada sepuluh langkah dari kelas Udin temen sekelas aku manggil dari arah belakang.

“Ayu ,di cariin tuh sama Trio.“ kata Udin
“mau ngapain?” singkatku
“ya mana gua tau, ditunggu dilapangan“ jelas Udin
“ogah ah, panas-panas gini ngapain dilapangan?“ aku menolak ,karena emang siang itu panas banget.

“katanya mau ngomong penting ,buru iih entar gua yang kena marah” jawab Udin dengan nada memohon.

“yang butuh siapa? Dia kan ,ngapain gua yang repot” timpaku dengan nada cuek. Udin pun langsung pergi begitu saja tanpa basa-basi lagi.

Trio adalah pacarku, kita jadian baru empat mingguan. Aku kenal Trio dari kakak kelas aku ,dan juga deket karena kakak kelas aku itu. Perkenalan kami sangat singkat dan dia langsung nyatain begitu saja tentang perasaannya, awalnya aku ngga percaya tapi karena udah ada satu bulan aku ngga berhasil ngelupain mantan aku, akhirnya aku terima dia sebagai pacarku. Awalnya hubungan aku dengan Trio berjalan baik-baik saja ,tapi setelah tiga minggu berlalu ada yang aneh dengannya. Kecurigaanku terbukti,dia punya cewe lagi yang sebaya dengannya. Aku tau dari temenku,Duma yang ngga sengaja ngeliat Trio sedang berboncengan dengan temennya Duma. Lalu Duma tanya ke cewe itu dan ternyata benar dia udah jadian dengan Trio lebih dari sebulan, namanya Diah. Esoknya Duma bilang ke aku, dan aku langsung shock banget, antara percaya dan engga. Sejak awal memang temen cewe sekelasku ngga ada yang setuju aku jadian sama Trio, terlebih Jeje dan Mira akan tetapi mereka tahu alasanku buat trima Trio jadi pacarku. 

Setelah aku sampai di gerbang sekolah, aku melihat Trio sedang duduk di atas motornya di seberang jalan. Saat itu di halte sekolah masih ramai, Trio melajukan motornya ke arahku dan berhenti di depanku. Dia mengajakku pulang, awalnya aku ngga mau tapi dia menarik tangan aku. Dan akupun di antarnya pulang, tapi di tengah jalan dia memelankan laju motornya dan berhenti. Saat itu aku bertanya-tanya pada diriku sendiri, dan aku berusaha menguatkan mentalku untuk bisa nerima semua yang akan diucapkannya. Yang paling ngga bisa kupercaya, dia hanya melihatku dan setelah itu melajukan lagi motornya. Aku makin bingung dengan yang dilakukannya, sangat aneh. Sesampainya di depan rumah, dia kembali menatapku dan dia bilang “aku emang punya cewe lain selain kamu” aku shock banget, dia bilang langsung di depanku. Bisa bayangin kan gimana rasanya, saat itu aku hanya bisa diam menahan tangis. Lalu dia peluk aku dan berkata “keputusan ada dikamu ,aku akan terima apapun hukumannya. Tapi kamu perlu tau, aku sayang banget sama kamu” aku langsung lari kedalam rumah masuk ke kamar dan menguncinya. Tangisku tumpah begitu saja, sedih ,benci ,sakit ,dan rasa ngga percaya semua jadi satu. 

Setelah kejadian itu, aku minta pindah ke Bogor dengan mamah, dan mamah mengizinkannya. Semua surat-surat sudah diurus, dan tiba di hari kebebrangkatan. Teman-temanku banyak yang mengirimku pesan karena aku tidak berpamitan terlebih dulu. Semua temanku ngga setuju aku pindah karena masalah dengan pacar. Pesan-pesan dari mereka isinya seperti ini

Ayu ngpain pindah si bei?ga asik banget.”
Ayu ga sayang ma kita2 yah? Knp pindah ?
Ayu sabar yah ,pasti Tuhan akan kasih yg trbaik kok J.

Tapi kalau aku masih tetap disana, aku hanya akan merasa sakit.
Waktu terus berjalan ,hingga suatu hari temanku bilang kalau Trio sudah putus dengan Diah. Aku senang, karena sampai saat ini juga aku masih sayang dengan Trio. Dan doaku selama ini terkabul, terima kasih Tuhan telah mengabulkan doa-doaku. Liburan menjelang kenaikan kelaspun tiba, aku pulang ke tanah kelahiranku untuk bertemu teman-teman lama, keluarga dan sangat berharap bisa bertemu dengan Trio. 
Aku punya waktu liburan satu minggu. Dan entah Trio tau dari siapa, tiba-tiba saja dia ada di depan rumah aku. Aku keluar dengan terheran-heran

 “kaka ngapain kesini?” tanyaku dengan heran
“mau ketemu kamu, masih marah sama aku?” katanya
“tau dari siapa aku pulang?” jawabku dengan nada cuek, siapa yang ngga marah kalo diduain.
Dia tidak menjawab apa-apa dan hanya langsung memelukku dengan erat seakan ngga mau aku pergi darinya lagi. Dia bilang 
“aku sayang banget sama kamu, tolong maafin aku, aku tau dulu aku salah. Please terima aku lagi seperti dulu“ suaranya sangat lembut, dan hanya seperti sebuah bisikan. Dan akhirnya aku menerimanya jadi pacarku lagi. Kalimat itu adalah sebuah kalimat yang sangat ingin kudengar lagi darinya, dan kini jadi sebuah kenyataan dan bukan mimpi. 
Karena motto hidupku selama ini adalah JANGAN JADIKAN MIMPIMU SEBAGAI SEBUAH HARAPAN ,TAPI JADIKAN MIMPIMU SEBAGAI SEBUAH PERJUANGAN J

Itulah cerpen percintaan yang sangat romantis tentunya moga aja kalian suka yuk kirim donnk karya karya kalian di aneka remaja buruuuaaaaaaaaann hehhehe